Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2019

Usaha Pertanian di Kampung Sayur Menjadi Tiket Persentasi di Bank Indonesia


Manfaatkanlah kesempatan yang ada, kesempatan yang diberikan untuk berbicara dan mempersentasikan usaha - usaha yang selama ini kita kerjakan. Menjelaskan akan potensi di Kampung Sayur sebagai penghasil sayur. di Bank Indonesia.




Dengan Menggali potensi di desa, kita bisa bersama - sama memajukan desa.

olehnya itu kami terus mengajak masyarakat untuk bersama - sama berproses dan belajar bersama - sama di RUMAH KORAN

Dengarkan Rumah Koran dan Kampung Sayur di KABAR BERITA RADIO (KBR) di link BERIKUT






Jumat, 17 Maret 2017

Bangga Jadi Petani Karena Makanan Dari Proses Pertanian



‘’Jangan Malu Jadi Petani
Karena Makanan Hasil Dari Proses Pertanian’’

Kadang Kala kita sebagai petani merasa minder dan tidak PD mengakui identitas diri kita, identitas yang telah melekat dan mampu melahirkan makanan atau pangan untuk orang lain. Bertemu dengan orang – orang yang berprofesi dikantoran punya jabatan dan berpangkat, kita sebagai petani merasa rendah dan malu bergaul dengan mereka.

Tentu hal itu adalah hal yang keliru dan tidak boleh diteruskan, sebab kehidupan Manusia tidak akan berlanjut tanpa adanya petani, tanpa adanya sebuah proses budidaya pertanian.
Faktanya adalah Kami petani masih bisa hidup tanpa profesi lainnya, kita mengambil perumpamaan dan kembali ke zaman dahulu, bahwa nenek moyang kita pernah hidup tanpa menjadi orang kantoran atau PNS, tetapi tanpa petani mereka juga harus berpindah – pindah tempat tinggal untuk berburu demi bertahan hidup.

Senin, 10 Oktober 2016

Menjadi Petani Adalah Pilihan

Menjadi Petani adalah Pilihan dan Tanggung  Jawab
Hidup adalah pilihan sama halnya menjadi petani, menjadi petani juga membutuhkan perjuangan, menjadi petani adalah sebuah pilihan hidup, menjadi petani adalah sebuah pertempuran, menjadi petani sama halnya menjadi prajurit.

Kamis, 03 Desember 2015

‘’Wisata Kebun’’




Malino adalah salah satu obyek wisata yang ada di Sulawesi Selatan, malino di juluki sebagai kota bunga. Daerah dengan berbagai macam tumbuhan yang bisa tumbuh subur, sehingga tidak heran jika malino kini mampu menjadi daerah agrowisata.
Beberapa tahun terakhir Malino kini menjadi Wisata Kebun, Baik Perkebunan Strawberry, Perkebunan Teh, Perkebunan Kopi, Sayuran dan Markisa Gapoktan Butta Gowa.
Sekarang Wisata Kebun seperti Kopi, Sayuran dan Markisa menjadi daya tarik tersendiri di daerah ini, bukan hanya sekedar lokasi rekreasi tetapi menjadi lokasi Percontohan Organik dan menjadi lokasi Penelitian beberapa kampus dari Fakultas Pertanian yang ada di Makassar.

Jumat, 27 November 2015

Agrowisata Gapoktan Butta Gowa





Agrowisata Gapoktan Butta Gowa adalah konsep wisata kebun dengan sistem Organik, dan di kemas dalam konsep Petik Sendiri.
Ekowisata dengan mengedepankan konsep konservasi alam, edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Agrowisata ini terletak di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sul – Sel.

Kamis, 26 November 2015

Fakultas Pertanian Unhas Lakukan Penelitian di Gapoktan Butta Gowa



Fakultas Pertanian Unhas Lakukan Penelitian di Gowa


Tertarik dengan Konsep Pertanian Organik Gapoktan Butta Gowa yakni Gowa Go Organik Mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas) melakukan survey lapangan hari ini di Lokasi Percontohan Budidaya Organik Gapoktan Butta Gowa.
Mahasiswa dari fakultas Pertanian Unhas ini bertujuan ingin melakukan penelitian terkait dengan alih penggunaan Pupuk Anorganik (kimia) ke Organik.
Dalam proses tugas akhir kemahasiswaan yaitu penyusunan Skripsi sebagai syarat tugas akhir perkuliahan mereka ingin konsentrasi meneliti proses alih penggunaan bahan- bahan anorganik ke organic, yang nantinya akan di jadikan judul skripsi dan di patenkan menjadi satu karya ilmiah.

Jumat, 02 Oktober 2015

SIA – SIA KULIAH JIKA HANYA JADI PETANI


SIA – SIA KULIAH JIKA HANYA JADI PETANI
Hal ini selalu terdengar dari orang – orang yang tidak ingin menjadikan pertanian kita sukses atau lebih baik. Pertanian kita membutuhkan inovasi, cara dan terobosan – terobosan baru, untuk mengikuti laju perkembangan teknologi di butuhkan pengalaman dan pendidikan formal.
Anggapan selama ini bahwa sia – sia kuliah jika hanya akan menjadi seorang petani, anggapan tersebut 100 % salah, dalam menjalani kehidupan ini semuanya membutuhkan ilmu pengetahuan, dalam agama Islam di katakan Bahwa bacalah, artinya segala bentuk pekerjaan membutuhkan pengetahuan.

Minggu, 13 September 2015

Percontohan Organik Gapoktan Butta Gowa


Selamat Datang di Pertanian Organik Gapoktan Butta Gowa Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Indonesia, Lokasi ini Menjadi Percontohan pertanian Organik LSM Gapoktan Butta Gowa terletak sekitar 1800 di atas permukaan Laut, menjadikan daerah percontohan ini mempunyai udara yang dingin, berkabut, angin kencang dan matahari kadang tidak terlihat karena kabut yang menghalangi.
Dari Jalan Poros Tombolo Sinjai dusun Bonto Lebang terlihat Spanduk yang terpasang di Lorong Pemancar TVRI, kurang Lebih 1 km Lokasi Pertanian Organik Gapoktan Butta Gowa. Lorong inipun menjadi akses bagi MAPALA yang ingin mendaki ke Gunung Bawakaraeng.

Senin, 08 Desember 2014

Tehnik Mencampur Pestisida Yang Tepat

Jangan mencampur pestisida langsung dalam tangki sprayer (hal ini seringkali di temui dilapangan), sebaiknya lakukan pencampuran pestisida dalam wadah plastik terlebih dahulu (ember). Setelah tercampur dalam ember baru masukkan dalam dalam tangki sprayer.
Jangan mencampur pestisida langsung dalam kaleng/ kemasannya tanpa mengencerkannya terlebih dahulu dengan air. (peristiwa ini juga sering di jumpai pada petani yang ingin serba praktis, atau terkadang merahasiakan pemakaianpestisidanya.