Selasa, 28 Maret 2017

Keberanian Melahirkan Pembuktian

Lahirlah untuk berubah, mencoba hal – hal yang baru, yang masih kurang orang mengerjakannya, karena menjadi pribadi yang berbeda adalah satu keunikan tersendiri.

Sesuatu yang di anggap sampah bisa menjadi hal yang bermanfaat, mengolah dan menjadikannya bermanfaat adalah upaya mendaur ulang. Hal – hal ini menarik dan lucu bagi orang lain.

Pengutlah sampah – sampah itu dan tak perlu hiraukan kicauan orang lain, karena itu menjadi bumbu – bumbu untuk meracit hal yang menarik, harum, indah dan bermanfaat.

‘’Usaha yang paling baik adalah usaha yang telah dimulai’’
Puntung Rokok akan menjadi penawar,
Dari Sampah Menjadi Obat

"Belajar Dari Yang Tak Berguna Menjadi Bermanfaat"

Minggu, 26 Maret 2017

Rumah KORAN Wadah Belajar Petani



                                                                        RUMAH KORAN
 
Rumah Koran adalah Wadah belajar baik anak petani maupunpetani itu sendiri, Rumah Koran merupakan Rumah Baca Petani,  di mana petani pada umumnya tidak bisa baca tulis sehingga melalui wadah Rumah Koran mereka dapat belajar mengeja, para petani bisa berlatih untuk membaca.

Latar Belakang dari Lahirnya Rumah Koran adalah karena masih banyak anak petani yang putus sekolah dan masih banyak petani yang tidak bisa Baca Tulis atau buta huruf
Rumah Koran merupakan bagian dari Gerakan Cerdas Anak Petani, di era globalisasi banyak alat teknologi canggih yang harus bisa digunakan oleh petani sehingga mereka di tuntut untuk bisa menggunakan teknologi tersebut , baik mesin pertanian, leptop dan hp, tujuannya adalah agar alat – alat tersebut bisa membantu petani dalam bekerja.

Jumat, 17 Maret 2017

Bangga Jadi Petani Karena Makanan Dari Proses Pertanian



‘’Jangan Malu Jadi Petani
Karena Makanan Hasil Dari Proses Pertanian’’

Kadang Kala kita sebagai petani merasa minder dan tidak PD mengakui identitas diri kita, identitas yang telah melekat dan mampu melahirkan makanan atau pangan untuk orang lain. Bertemu dengan orang – orang yang berprofesi dikantoran punya jabatan dan berpangkat, kita sebagai petani merasa rendah dan malu bergaul dengan mereka.

Tentu hal itu adalah hal yang keliru dan tidak boleh diteruskan, sebab kehidupan Manusia tidak akan berlanjut tanpa adanya petani, tanpa adanya sebuah proses budidaya pertanian.
Faktanya adalah Kami petani masih bisa hidup tanpa profesi lainnya, kita mengambil perumpamaan dan kembali ke zaman dahulu, bahwa nenek moyang kita pernah hidup tanpa menjadi orang kantoran atau PNS, tetapi tanpa petani mereka juga harus berpindah – pindah tempat tinggal untuk berburu demi bertahan hidup.

Jumat, 03 Maret 2017

Farmers School

Pendidikan itu penting, manusia hidup di Dunia ini untuk membaca dan memahami makna akan kehidupan, fungsi kehadiran manusia dimuka  bumi ini dan untuk apa kehadirannya di permukaan bumi ini.
Sama halnya pendidikan petani sangatlah penting, pekerja sector pertanian juga harus diperhatikan agar petani dapat menemukan inovasi baru dan ide baru dalam memajukan dunia pertanian.
Farmer’s School atau Sekolah Petani yang ada di Desa Kanreapia di harapkan mampu menjadi media yang bisa memberikan edukasi dan ajakan kepada petani, anak petani dan cucu petani agar memperhatikan pendidikan.

Farmer’s School menjadi langkah yang akan mendorong tumbuh kembangnya gerakan semangat bertani, bangga menjadi petani dan yang muda yang bertani. Farmer’s Scholl yang berdiri sejak tahun 2014 akan terus menjadi wadah yang akan menggerakkan pemuda desa dan pemuda tani untuk terus berinovasi memajukan pertanian dan menggali potensi desa.
Farmer’s School yang di dalamnya terdapat beberapa fasilitas seperti Iqra Diniyah, Rumah Baca, Taman Baca dan Sekolah Alam, semuanya menjadi Gerakan Cerdas Anak Petani yang disatukan kedalam Farmer’S School atau Sekolah Petani.