Tampilkan postingan dengan label Desa Kanreapia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Kanreapia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 April 2022

Banjir Orderan Berkah Petani Kanreapia Menjelang Ramadhan



Menjelang Ramadhan permintaan sayur mayur meningkat. Ini menjadi Berkah bagi petani dan pedangan di desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sulsel. Permintaan sayur meningkat baik lokal maupun keluar pulau seperti ke Samarinda. Sukses Selalu untuk petani Kanreapia

Jumat, 04 Desember 2020

Dg SOLLE Penerima Penghargaan Kalpataru 1986 Bukti Prestasi Tokoh Kanreapia


Satu kebanggaan seorang tokoh pemerhati lingkungan yang berasal dari Desa Kanreapia abadi dan tercatat dalam sejarah sebagai penerima Penghargaan KALPATARU pada tahun 1986. Dialah Daeng SOLLE, seorang tokoh Lingkungan yang peduli akan kelestarian.

Namanya abadi dalam catatan Wikipedia, https://id.wikipedia.org/wiki/Kalpataru_(penghargaan)#1980-1989 sebagai Penerima Penghargaan Kalpataru Pertama yang berasal dari Sulawesi Selatan

Apa itu Kalpataru?

Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. Kalpataru sendiri adalah bahasa Sanskerta yang berarti pohon kehidupan (Kalpavriksha).




Berangkat dari desa yang Gundul, dengan lahan yang sukar diolah dan langka air, Dg Solle melakukan penghijauan, Dg SOLLE aktif melakukan pembenihan bibit akasia dan eucalyptus, dan membuat cekdam. 

Dalam kegiatan penghijauan Dg Solle melibatkan masyarakat sekitar. Ia mampu mengajak ribuan masyarakat untuk ikut berperan menghijaukan lahan tandus, Alhasil dari kawasan penghijauan tersebut muncul atau tumbuh mata air. 

Sumber mata air ini kemudian di manfaatkan sebagai pengairan lahan pertanian, dan dikawasan penghijauan ini juga berkembang budidaya markisa.

Dari kegiatan penghijaun tersebut membuat DG SOLLE layak menerima penghargaan KALPATARU, dan menjadi sosok tauladan dalam melestarikan Lingkungan di Desa Kanreapia dan daerah lainnya. 

Kemajuan Desa Kanreapia saat ini sebagai sentral Sayur Mayur tidak terlepas dari Jasa dan kerja keras Dg Solle dalam merintis dan membawa daerah ini menyandang Prestasi Tingkat Nasional. 


Salam Lestari. 


 

Jumat, 07 Agustus 2020

Pengertian Surat Pernyataan Beserta Contohnya Dari Desa Kanreapia

Pengertian Surat Pernyataan dan Contohnya



Surat Pernyataan merupakan sebuah surat dibuat untuk dapat menyatakan diri atau sesuatu. Surat ini dibuat sendiri oleh yang bersangkutan untuk dapat menyatakan sesuatu yang dibutuhkan.

Untuk mendapatkan suatu legalitas atau pengakuan hukum maka surat ini harus ditandatangani di atas materai cukup sehingga pernyataan yang dibuat dianggap bisa dipertanggungjawabkan.

Surat pernyataan ini dapat berlaku bagi individu maupun kelompok atau organisasi. Surat pernyataan digunakan untuk mengikat seseorang dalam suatu kesanggupan tertentu, menerangkan sesuatu atau juga mengakui sesuatu.

Pernyataan yang tertulis ini dapat ditandatangani dan lebih memiliki kekuatan hukum dibandingkan dengan pernyataan secara lisan. Pembubuhan materai sebagai salah satu bagian dari pernyataan akan lebih memperkuat isi dan keterangan yang termuat dalam surat tersebut.

Rabu, 14 Maret 2018

Di Kampung Kita Bisa Majukan Pertanian dan Tumbuhkan Minat Baca


Majukan Pertanian dan Pendidikan di Kampung dengan Mendorong Pemuda Kembali Ke Kampung

Sarjana Pulang Kampung adalah konsep yang coba di tawarkan, Coba di perlihatkan dan Coba di Tirukan, Karena Konsep ini bisa mendorong tumbuhnya gerakan sadar majukan kampung. (Anak Kampung Majukan Desa)

                                                   (Menteri Desa PDTT)

Kamis, 17 September 2015

Turnamen Kanreapia Cup IV di tutup oleh Camat Tombolo Pao



Turnamen Kanreapia Cup IV Hari ini di tutup oleh bapak Camat Tombolo Pao, Final antara Kalpataru vs Kanreapia, memprebutkan piala bergilir Kanreapia Cup IV, di Lapangan desa Kanreapia, yang juga di hadiri oleh Bapak H. Rapiuddin Raping (anggota DPRD Gowa), Kapolsek Tombolo Pao dan Ibu Kepala Desa Kanreapia.
Turnamen Kanreapia Cup setiap tahunnya di selenggarakan oleh pemerintah desa Kanreapia sebagai bagian dari peringatan HUT RI, dan sekaligus sebagai bagian silaturahmi menjalin komunikasi antara masyarakat maupun pemerintah karena melalui turnamen ini secara tidak langsung antara pemerintah dan masyarakat dapat bertatap muka dalam suasana Turnamen.
Kemenangan yang di raih oleh Kanreapia hari ini menjadikan sang pemenang berhak memiliki

Sabtu, 28 Februari 2015

Sejarah Pemimpin Desa Kanreapia


Sejarah Pemimpin Desa Kanreapia
Desa Kanreapia awal mulanya merupakan bahagian dari desa Tabbinjai yang akhirnya menjadi desa persiapan yaitu menjadi desa Kanreapia. makna dari desa Kanreapia sendiri adalah daerah yang dingin dan penduduk selalu Binru – binru.
Tahun 1985 Desa Kanreapia dipimpin oleh seorang kepala desa yaitu Lontara Tonang beliau menjabat selama 5 tahun dan akhirnya pada tahun 1990 desa Kanreapia mengadakan pemilihan kepala desa pertama dan mempunyai tiga calon yaitu :
1.      Muh. Yahya Cari
2.      Raming Numpa
3.      Pak Yusuf
Terpilih sebagai kepala desa yaitu Raming Numpa dan yang menjadi Sekertaris Desa adalah, Muh. Uddin, dan pak Haris. Periode ke 2 Raming numpa kembali terpilih menjadi kepala Desa Kanreapia dan H. Asdar Nanjeng S.Sos diangkat menjadi sekertaris Desa (sekdes).
Pemilihan ditahun 2000 akhirnya Raming Numpa dan H. Asdar Nanjeng S.Sos bertarung dalam pemilihan kepala desa Kanreapia dan pilihan masyarakat memilih H. Asdar Nanjeng S.Sos sebagai kepala desa, dan menjadi sekertaris desa adalah pak Sukri.

Minggu, 22 Februari 2015

‘’PEDDAKIA’’



‘’PEDDAKIA’’
PEDDAKIA ADALAH NAMA salah satu gunung yang ada diDesa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa yang mempunyai ciri khas dan keindahan alam yang harus dijaga kelestarian dan history asal usulnya.
Dikutip dari beberapa penjelasan tokoh masyarakat Kanreapia, pemberian nama PEDDAKIA, mempunyai dua latar belakang sejarah, yaitu dari segi mistis bahwa tempat tersebut adalah PASARA ANJAYYA

Kamis, 04 Desember 2014

PETANI MENJADI SARJANA DAN SARJANA KEMBALI BERTANI


A.  Petani Menjadi Sarjana

http://id.wikipedia.org/wiki/Petani, Petani adalah seseorang yang bergerak di bidang pertanian, utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman (seperti  padi, bunga, buah, sayuran dan lain lain), dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain.
Petani menjadi sarjana adalah sesuatu yang menggembirakan, setiap orang bisa menjadi seorang Sarjana, setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menimba pengetahuan, sama halnya seorang petani punya kesempatan yang sama untuk menjadi seorang sarjana.
Sering di sanggap remeh menjadi seorang petani, padahal menjadi seorang petani juga membutuhkan skill, dan SDM yang cukup, agar lahan pertanian yang dikelola mampu tumbuh dan berkembang dengan maksimal, sehingga menghasilkan hasil panen yang maksimal.
Selalu muncul dalam pikiran kita, percuma saja menjadi sarjana kalau ujungnya menjadi seorang petani, padahal anggapan atau pemikiran itu salah besar. Apapun bentuk kerjaan yang menjadi aktifitas kita membutuhkan pengetahuan.

Rabu, 09 Oktober 2013

KANREAPIA

Desa Kanreapia
Selamat pagi Kanreapia, pagi ini kulihat wajah Kanreapia, ku rasakan udara Kanreapia yang begitu dinginnya. Penasaran bukan akan dingin kanreapia. Kalau anda penasaran, ayo cobalah kita meluangkan waktu untuk berkunjung keKanreapia. Desa Kanreapia adalah desa yang begitu dingin, dimana – mana desa ini selalu di bicarakan akan dinginnya.
Dalam dinginnya kanreapia, tetap saja di musim kemarau seperti sekarang ini, para masyarakat atau petani tetap saja menyiram tanaman atau sayuran mereka. Itu dapat di lihat dari belakang rumah penulis.
Para masyarakat tetap saja beraktivitas seperti biasanya, may be karena mereka sudah menyatu dengan udara dingin di Kanreapia. Subuh – subuh mereka sudah berada di kebun mereka untuk menyiram dll.

Kamis, 26 September 2013

Kunjungan Teman – Temanku Ke Kanreapia Teman – temanku juga adalah seorang petani, hanya saja kami berbeda dari jenis tanaman yang di tanam, pada dasarnya kami semua berasal dari keluarga seorang petani yang hidup sederhana, dari kesederhanaan yang akhirnya membuat setiap dari kami mempunyai rasa bangga terlahir dari keluarga seorang petani, dari kesederhanaan yang akhirnya menumbuhkan semangat yang berkobar – kobar bahwa walau terlahir dari keluarga seorang petani namun tetaplah harus menjadi seorang sarjana. Dengan niat yang ikhlas dan tulus serta cita – cita yang tinggi untuk memajukan suatu daerah, maka haruslah mampu melakukan tindakan – tindakan yang dapat memajukan potensi daerah, memajukan kebutuhan pangan. Melalui kesadaran tersebut sehingga setiap dari kita hendaknya menyadari betapa besar pengaruh maupun berbedaan seorang petani yang hanya petani biasa, dan seorang petani yang bergelar S1 atau S2. Indonesia begitu kaya dengan berbagai sumber daya Alam, salah satunya sumber daya Alam Desa Kanreapia yang di karuniai tanah yang subur. Aristoteles pernah mengatakan : kemauan saja tidak cukup, kalau tidak disertai dengan usaha dan usaha tidak akan berfungsi bila tanpa Pengetahuan... Langkah awal untuk menjadikan suatu daerah dapat berkembang dengan baik adalah dengan tumbuhnya kesadaran berpengetahuan ( berpendidikan ). Inilah komitmen teman – teman yang menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke Kanreapia.


 Kunjungan Teman – Temanku Ke Kanreapia
Teman – temanku juga adalah seorang petani, hanya saja kami berbeda dari jenis tanaman yang di tanam, pada dasarnya kami semua berasal dari keluarga seorang petani yang hidup sederhana, dari kesederhanaan yang akhirnya membuat setiap dari kami mempunyai rasa bangga terlahir dari keluarga seorang petani, dari kesederhanaan yang akhirnya menumbuhkan semangat yang berkobar – kobar bahwa walau terlahir dari keluarga seorang petani namun tetaplah harus menjadi seorang sarjana.
Dengan niat yang ikhlas dan tulus serta cita – cita yang tinggi untuk memajukan suatu daerah, maka haruslah mampu melakukan tindakan – tindakan yang dapat memajukan potensi daerah, memajukan kebutuhan pangan. Melalui kesadaran tersebut sehingga setiap dari kita hendaknya menyadari betapa besar pengaruh maupun berbedaan seorang petani yang hanya petani biasa, dan seorang petani yang bergelar S1 atau S2.
 

Jumat, 20 September 2013

TURNAMENT SEPAK BOLA KANREAPIA CUP 2013



Dalam Rangka memperingati hari ulang Tahun Republik Indonesia, maka melalui momentum tersebut Desa Kanreapia mengadakan Turnament Kanreapia Cup 2013, yang di ikuti oleh 20 tim/klub sepak bola yang berasal dari 2 Kecamatan yakni Kec. Tombolo Pao dan Kec. Tinggi Moncong.

Turnament Kanreapia Cup 2013 di buka oleh Bapak DR. H. Rahman Syah, M.Si Selaku Wakil Ketua DPRD Kab. Gowa.

Sabtu, 13 Juli 2013

IQRA DINIYAH KOSDAP KG BUTUH PERHATIAN

Generasi - generasi muda adalah generasi pemimpin bangsa, mereka adalah generasi yang masih lugu, belum mengetahui arti kehidupan, semua itu adalah tugas bersama untuk menyiapkan tempat atau wadah untuk membimbing dan membina mereka. Iqra Diniyah Kosdap KG,

Rabu, 09 Januari 2013

Bawang Perei Musim Hujan dan Kemarau

‘’Perbedaan bawang perei   pada musim kemarau dan hujan’’

Pasca musim kemarau banyak petani yang baru memulai menanam bawang perei, ini karena ada beberapa lahan atau kebun yang tidak bisa di tanami jika musim Kemarau. Akibatnya banyak lahan yang menganggur dan baru produktif jika musim hujan turun. 
Diantara yang di tanam adalah Bawang Perei.
Banyak perbedaan bawang perei jika musim hujan dan musim kemarau antara lain :

Bawang Perei di musim Kemarau :
-           Perbedaannya dapat dilihat pada Gambar, mulai dari daun sampai batang akan sangat berbeda, Daun akan terlihat kekar dan kuat jika di pegang, begitupun batangnya akan besar dan kuat. Di samping itu persoalan harga biasanya lebih mahal jika musim kemarau, itu karena banyak pedangan yang di istilahkan sebagai Pakirim, ( Istilah Kanreapianya ) artinya adalah bawang perei ini di kirim ke Pare - pare, mamuju dan masih ada beberapa daerah yang lain.

Rabu, 02 Januari 2013

Kanreapia

 
Gowa —- Matahari baru beranjak di wilayah pegunungan Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), udara dingin tak menghalangi para petani bergelut di tengah ladang sejak pagi, sepanjang jalan desa terlihat kesibukan

Gowa —- Matahari baru beranjak di wilayah pegunungan Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), udara dingin tak menghalangi para petani bergelut di tengah ladang sejak pagi, sepanjang jalan desa terlihat kesibukan petani yang sedang memanen kubis, tomat, wortel dan berbagai macam sayuran.
Suasana di desa sentra penghasil sayur mayur yang tak jauh dari kota dingin, Malino, i