Jumat, 02 Oktober 2015

SIA – SIA KULIAH JIKA HANYA JADI PETANI


SIA – SIA KULIAH JIKA HANYA JADI PETANI
Hal ini selalu terdengar dari orang – orang yang tidak ingin menjadikan pertanian kita sukses atau lebih baik. Pertanian kita membutuhkan inovasi, cara dan terobosan – terobosan baru, untuk mengikuti laju perkembangan teknologi di butuhkan pengalaman dan pendidikan formal.
Anggapan selama ini bahwa sia – sia kuliah jika hanya akan menjadi seorang petani, anggapan tersebut 100 % salah, dalam menjalani kehidupan ini semuanya membutuhkan ilmu pengetahuan, dalam agama Islam di katakan Bahwa bacalah, artinya segala bentuk pekerjaan membutuhkan pengetahuan.

Rabu, 30 September 2015

KRISIS PANGAN DI NEGARA AGRARIS



Semua manusia makan dari hasil pertanian, itu sebuah fakta. Meski teknologi industri berkembang begitu pesatnya, usaha pertanian masih menjadi hal pokok kegiatan manusia di muka bumi. Terlebih lagi di Indonesia, lebih dari setengah rakyatnya hidup dan bergantung pada sektor pertanian. Dengan demikian pertanian bukanlah sekadar suatu usaha ekonomi. Usaha pertanian adalah kehidupan itu sendiri. Oleh karena itu, kelangsungan hidup manusia sangat ditentukan oleh keberlanjutan budaya pertanian.

Maddusila WPK Perhatikan Sektor Pertanian Gowa


Di sela – sela aktifitas kesibukan bersosialisasi kepada masyarakat Maddusila dan Wahyu Permana Kaharuddin (WPK), masih menyempatkan diri untuk berkunjung ke Gapoktan Butta Gowa.
Petani adalah masyarakat yang selama ini terpinggirkan, sehingga dari peringatan hari tani nasional para petani hendaknya di perhatikan.
Calon bupati dan wakil bupati no urut 1 dengan tagline Wattunnami ingin menjadikan pertanian kabupaten Gowa jauh lebih baik, lebih diperhatikan dan di kembangkan, karena pertanian kabupaten Gowa mempunyai potensi yang memadai.
Penghasilan masyarakat Gowa juga merupakan hasil tani, mayoritas penduduk kabupaten Gowa berprofesi sebagai petani. Olehnya itu melalui kunjungan Maddusila WPK ke Gapoktan Butta Gowa merupakan Jawaban bahwa beliau peduli dengan pertanian Gowa tanpa mengabaikan sector yang lain.
Dari latar belakang penghasilan dan mata pencaharian penduduk gowa berasal dari pertanian pemerintah dan lembaga harus bisa mengembangkan sector tersebut agar kabupaten gowa bisa handal di bidang pertanian. Sukseski Karaeng dan sukses buat Pertanian kita.
kami berharap semua calon bupati dan wakil bupati bisa menyempatkan diri untuk menemui rakyat petani dan berbincang soal pertanian Gowa.



Selasa, 29 September 2015

Maddusila dan WPK berkunjung ke Gapoktan Butta Gowa



Salah Satu bukti keseriusan Pasangan no urut 1, Calon Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa Andi Maddusila Andi Ijho dan Wahyu Permana Kaharuddin dalam mewujudkan Pertanian Gowa lebih baik adalah dengan mengunjungi LSM Gapoktan Butta Gowa di Desa Kanreapia Kec. Tombolo Pao.
Wattunnami Gowa lebih baik adalah merupakan wujud bahwa Wattunnami pertanian Kabupaten Gowa di Perhatikan, melihat pertanian kabupaten Gowa mempunyai potensi SDA yang sangat besar. Sehingga wattunnami para petani, kelompok tani dan Gapoktan di berdayakan dan di aktifkan.
Kunjungan Andi Maddusila Andi Ijho dan Wahyu Permana Kaharuddin di Gapoktan Butta Gowa juga merupakan  salah Satu bentuk kepedulian Pemerintah atau Calon Bupati Gowa & wakil Bupati Gowa karena di sela – sela kesibukan yang padat mereka masih menyempatkan waktunya untuk mengunjungi Rakyatnya terutama para petani.

Minggu, 27 September 2015

Pertanian Merupakan Kebutuhan Pokok



Pembangunan pada sektor pertanian merupakan kebutuhan pokok berupa bahan pangan utama khususnya beras semakin tahun akan semakin meningkat sesuai dengan laju pertumbuhan penduduk dan perkembangan kondisi perekonomian masyarakat. Penerapan teknologi pertanian seperti penggunaan benih unggul bermutu dan penggunaan pupuk yang berimbang juga telah banyak membantu meningkatkan hasil pertanian. Namun di sisi lain organisasi petani (kelompok tani) sebagian besar nampaknya kurang mampu untuk menghimpun dana/modal untuk dapat memenuhi kebutuhannya dalam berusaha tani, khususnya dalam penyediaan sarana produksi yang tepat jumlah dan tepat waktu.

JARINGAN PENDAMPING KEBIJAKAN PEMBANGUNAN



JPKP – JARINGAN PENDAMPING KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
adalah Himpunan Relawan pendukung program kerja pemerintah
‪#‎TUJUAN :
1. Membantu sosialisasi program-program pemerintah yg pro rakyat.
2. Mendampingi pelaksanaan program-program tersebut agar terlaksana sesuai rencana dan tepat sasaran.
3. Melaporkan jika terdapat ketidaksesuaian atau kendala dalam pelaksanaanya agar dapat terdeteksi sejak dini.
4. Mendampingi masyarakat agar dapat memanfaatkan fasilitas yg disediakan pemerintah dgn optimal.
Menjadi mitra sosialisasi program pemerintah yang dipercaya oleh masyarakat.

Hak Asasi Petani



Semua manusia makan dari hasil pertanian, itu sebuah fakta. Meski teknologi industri berkembang begitu pesatnya, usaha pertanian masih menjadi hal pokok kegiatan manusia di muka bumi. Terlebih lagi di Indonesia, lebih dari setengah rakyatnya hidup dan bergantung pada sektor pertanian. Dengan demikian pertanian bukanlah sekadar suatu usaha ekonomi. Usaha pertanian adalah kehidupan itu sendiri. Oleh karena itu, kelangsungan hidup manusia sangat ditentukan oleh keberlanjut an budaya pertanian.
Melindungi dan memenuhi hak-hak asasi petani  sebagai produsen pertanian merupakan suatu keharusan untuk kelangsungan kehidupan manusia itu sendiri. Namun kenyataannya pelanggaran terhadap hak asasi manusia terhadap petani sangatlah tinggi. Jutaan kaum tani telah tergusur dari tanah pertaniannya, dan akan semakin tergusur lagi dimasa depan. Baik itu yang tergusur karena dipaksa dengan cara-cara kekerasan atau dengan cara-cara yang lunak.