Sabtu, 28 Februari 2015

Sejarah Pemimpin Desa Kanreapia


Sejarah Pemimpin Desa Kanreapia
Desa Kanreapia awal mulanya merupakan bahagian dari desa Tabbinjai yang akhirnya menjadi desa persiapan yaitu menjadi desa Kanreapia. makna dari desa Kanreapia sendiri adalah daerah yang dingin dan penduduk selalu Binru – binru.
Tahun 1985 Desa Kanreapia dipimpin oleh seorang kepala desa yaitu Lontara Tonang beliau menjabat selama 5 tahun dan akhirnya pada tahun 1990 desa Kanreapia mengadakan pemilihan kepala desa pertama dan mempunyai tiga calon yaitu :
1.      Muh. Yahya Cari
2.      Raming Numpa
3.      Pak Yusuf
Terpilih sebagai kepala desa yaitu Raming Numpa dan yang menjadi Sekertaris Desa adalah, Muh. Uddin, dan pak Haris. Periode ke 2 Raming numpa kembali terpilih menjadi kepala Desa Kanreapia dan H. Asdar Nanjeng S.Sos diangkat menjadi sekertaris Desa (sekdes).
Pemilihan ditahun 2000 akhirnya Raming Numpa dan H. Asdar Nanjeng S.Sos bertarung dalam pemilihan kepala desa Kanreapia dan pilihan masyarakat memilih H. Asdar Nanjeng S.Sos sebagai kepala desa, dan menjadi sekertaris desa adalah pak Sukri.

Minggu, 22 Februari 2015

‘’PEDDAKIA’’



‘’PEDDAKIA’’
PEDDAKIA ADALAH NAMA salah satu gunung yang ada diDesa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa yang mempunyai ciri khas dan keindahan alam yang harus dijaga kelestarian dan history asal usulnya.
Dikutip dari beberapa penjelasan tokoh masyarakat Kanreapia, pemberian nama PEDDAKIA, mempunyai dua latar belakang sejarah, yaitu dari segi mistis bahwa tempat tersebut adalah PASARA ANJAYYA

Minggu, 14 Desember 2014

Kabupaten Gowa



                                                Kabupaten Gowa


Kabupaten Gowa terletak di bagian selatan Provinsi Sulawesi Selatan dengan luas wilayah 1.883,33 Km², atau setara dengan 4,02 persen luas Provinsi Sulawesi Selatan. Keadaan geografisnya digolongkan ke dalam daerah berdimensi dua, yaitu  terdiri atas dataran tinggi seluas 80,17% yang meliputi Kecamatan Parangloe, Manuju, Tinggimoncong, Tombolo Pao, Parigi, Bungaya, Bontolempangan, Tompobulu, dan Kecamatan Biringbulu dan dataran rendah seluas 19,83 % yang terdiri dari 9 (sembilan) Kecamatan yaitu Kecamatan Bontonompo, Bontonompo Selatan, Bajeng, Bajeng Barat, Pallangga, Barombong, Somba Opu dan Kecamatan Pattallassang.
Wilayah administrasi Kabupaten Gowa pada Tahun 2012 terdiri dari 18 Kecamatan, 121 Desa, 46 Kelurahan dan 674 Dusun/Lingkungan, berbatasan dengan 8(delapan) Kabupaten/Kota yaitu, sebelah Utara berbatasan dengan Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone; Sebelah Timur dengan Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Bantaeng Sebelah Selatan dengan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto, dan di Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Takalar dan Kota Makassar.

Sabtu, 13 Desember 2014

Pendidikan Adalah modal Masa Depan




Jika kita menginginkan masa depan yang cerah, jalannya adalah berpendidikan. Pendidikan formal merupakan pendidikan yang mempunyai prosedur dan tahapan – tahapan yang mengarah kepada pembentukan karakter, sikap, dan prilaku. Pengertian pendidikan sendiri adalah
pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.

Senin, 08 Desember 2014

Tehnik Mencampur Pestisida Yang Tepat

Jangan mencampur pestisida langsung dalam tangki sprayer (hal ini seringkali di temui dilapangan), sebaiknya lakukan pencampuran pestisida dalam wadah plastik terlebih dahulu (ember). Setelah tercampur dalam ember baru masukkan dalam dalam tangki sprayer.
Jangan mencampur pestisida langsung dalam kaleng/ kemasannya tanpa mengencerkannya terlebih dahulu dengan air. (peristiwa ini juga sering di jumpai pada petani yang ingin serba praktis, atau terkadang merahasiakan pemakaianpestisidanya.