Rabu, 06 April 2016

RAKER FORUM LINGKUNGAN HIDUP SUL - SEL



Rapat Kerja Forum Gerakan Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan

Rapat Kerja atau Raker, rabu 06 April 2016 bertempat di Grand Imawan Hotel, di hadiri oleh dewan Pertimbangan, seperti SKPD – SKPD terkait, PT, dan Propesional, Tim Pengarah, anggota – anggota Forum Gerakan Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan yang terdiri dari direktur LSM, coordinator forum dan ketua komunitas.
Anggota – anggota Forum Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan berasal dari NGO – NGO dan Komunitas yang berbeda, yang menyatu dalam satu visi dan misi.

Jumat, 18 Maret 2016

Melihat Kembali Perjalanan Dalam Bingkai Media

Mengalir Seperti air, kalimat ini mengandung makna positif  dan negatif. Jika mengalir seperti air tanpa berfikir, ini adalah kehancuran, tapi jika disertai berfikir tiada henti ini akan menjadi prinsip hidup.
Planning, aktualing, controling dan evaluasi menjadi arah perbaikan.
Mari melihat kembali perjalanan pertanian dalam bingkai media agar kedepan dapat lebih baik lagi.

Minggu, 27 Desember 2015

Pappasang Tau Toa



 
Langere' baji'-bajiki anne ana', pantamai ri lalang atinnu, nanu gaukangki... Teako attinroi punna tena natangkasa' kalennu siagang atinnu. Teako a'jappai punna tena nuboliki katallassannu ri patanna linoa. Anjo kakodianga a'rurungangi kabajikanga. Ikatte mami ammilei kerea ero' ri pinawang... Su'jukku teai ulunna bawang, pasu'juki atinnu siagang akkala'nu. Tena ruanna, tena singkammanna Karaeng Allah Ta'ala. Nu angkaki limannu nanu lappassang anne cinnanu rilinoa. Saba' niami Karaeng Allah Ta'ala antayangko nanu sa'bumi KalompoanNa.... Je'ne Sambayang anjari pa'bissa kalennu. Zikkiri anjari pa'bissa atinnu. Tafakkoro'nu anjari pa'bissa pikkirannu. Sukkuru' na ikhlaska anjari pa'bissa cinnanu rilinoa. Sa'bara anjari pa'bissa kalarroannu.... Manna Ronrong linoa, gesara' butta maraeng, Tu Mangkasaraka Abulo sibatang tonji, accera' sitongka-tongka tonji..

Sabtu, 26 Desember 2015

Menulis Berita, Gowa Go Organik



Persiapan Go Organik 2016

Pertanian Organik di Kabupaten Gowa kini mulai di follow up oleh perusahaan CV. Fertilindo Agrolestari dengan produk Fertigrow, pengganti dari pupuk kandang, dimana selama ini petani Hortikultura masih menggunakan kebiasaan lama yaitu pemakaian pupuk kandang yang besar.

Dengan hadirnya pupuk organic Fertigrow di tengah – tengah petani di mulai sejak awal tahun 2015 dan kini sudah memasuki 1 tahun sosialisasi dan masa demplot yang telah di rasakan petani, bahwa dengan menggunakan pupuk organic fertigrow petani bisa hemat tenaga dan materi karena pupuk organic fertigrow dengan perbandingan 1 karung Fertigrow dengan perbandingan 30 karung pupuk kandang.
Harga pupuk kandang saat ini Rp. 10.000 ribu hingga Rp. 15.000 perkarung, sehingga jika di bandingkan dengan harga pupuk fertigrow sangat jauh beda harganya.
Sehingga hari ini Pihak Perusahaan, PPL, Lembaga Gapoktan Butta Gowa dan Kelompok – kelompok Tani se Kecamatan Tombolo Pao duduk bersama di Balai Penyuluhan Pertaniaan (BPP) Desa Kanreapia guna membahas proses pertanian Organik menuju Pertanian Organik 2016.