Jumat, 02 Oktober 2015

SIA – SIA KULIAH JIKA HANYA JADI PETANI


SIA – SIA KULIAH JIKA HANYA JADI PETANI
Hal ini selalu terdengar dari orang – orang yang tidak ingin menjadikan pertanian kita sukses atau lebih baik. Pertanian kita membutuhkan inovasi, cara dan terobosan – terobosan baru, untuk mengikuti laju perkembangan teknologi di butuhkan pengalaman dan pendidikan formal.
Anggapan selama ini bahwa sia – sia kuliah jika hanya akan menjadi seorang petani, anggapan tersebut 100 % salah, dalam menjalani kehidupan ini semuanya membutuhkan ilmu pengetahuan, dalam agama Islam di katakan Bahwa bacalah, artinya segala bentuk pekerjaan membutuhkan pengetahuan.

Kamis, 17 September 2015

Turnamen Kanreapia Cup IV di tutup oleh Camat Tombolo Pao



Turnamen Kanreapia Cup IV Hari ini di tutup oleh bapak Camat Tombolo Pao, Final antara Kalpataru vs Kanreapia, memprebutkan piala bergilir Kanreapia Cup IV, di Lapangan desa Kanreapia, yang juga di hadiri oleh Bapak H. Rapiuddin Raping (anggota DPRD Gowa), Kapolsek Tombolo Pao dan Ibu Kepala Desa Kanreapia.
Turnamen Kanreapia Cup setiap tahunnya di selenggarakan oleh pemerintah desa Kanreapia sebagai bagian dari peringatan HUT RI, dan sekaligus sebagai bagian silaturahmi menjalin komunikasi antara masyarakat maupun pemerintah karena melalui turnamen ini secara tidak langsung antara pemerintah dan masyarakat dapat bertatap muka dalam suasana Turnamen.
Kemenangan yang di raih oleh Kanreapia hari ini menjadikan sang pemenang berhak memiliki

Minggu, 13 September 2015

Percontohan Organik Gapoktan Butta Gowa


Selamat Datang di Pertanian Organik Gapoktan Butta Gowa Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Indonesia, Lokasi ini Menjadi Percontohan pertanian Organik LSM Gapoktan Butta Gowa terletak sekitar 1800 di atas permukaan Laut, menjadikan daerah percontohan ini mempunyai udara yang dingin, berkabut, angin kencang dan matahari kadang tidak terlihat karena kabut yang menghalangi.
Dari Jalan Poros Tombolo Sinjai dusun Bonto Lebang terlihat Spanduk yang terpasang di Lorong Pemancar TVRI, kurang Lebih 1 km Lokasi Pertanian Organik Gapoktan Butta Gowa. Lorong inipun menjadi akses bagi MAPALA yang ingin mendaki ke Gunung Bawakaraeng.

Sabtu, 28 Februari 2015

Sejarah Pemimpin Desa Kanreapia


Sejarah Pemimpin Desa Kanreapia
Desa Kanreapia awal mulanya merupakan bahagian dari desa Tabbinjai yang akhirnya menjadi desa persiapan yaitu menjadi desa Kanreapia. makna dari desa Kanreapia sendiri adalah daerah yang dingin dan penduduk selalu Binru – binru.
Tahun 1985 Desa Kanreapia dipimpin oleh seorang kepala desa yaitu Lontara Tonang beliau menjabat selama 5 tahun dan akhirnya pada tahun 1990 desa Kanreapia mengadakan pemilihan kepala desa pertama dan mempunyai tiga calon yaitu :
1.      Muh. Yahya Cari
2.      Raming Numpa
3.      Pak Yusuf
Terpilih sebagai kepala desa yaitu Raming Numpa dan yang menjadi Sekertaris Desa adalah, Muh. Uddin, dan pak Haris. Periode ke 2 Raming numpa kembali terpilih menjadi kepala Desa Kanreapia dan H. Asdar Nanjeng S.Sos diangkat menjadi sekertaris Desa (sekdes).
Pemilihan ditahun 2000 akhirnya Raming Numpa dan H. Asdar Nanjeng S.Sos bertarung dalam pemilihan kepala desa Kanreapia dan pilihan masyarakat memilih H. Asdar Nanjeng S.Sos sebagai kepala desa, dan menjadi sekertaris desa adalah pak Sukri.

Minggu, 22 Februari 2015

‘’PEDDAKIA’’



‘’PEDDAKIA’’
PEDDAKIA ADALAH NAMA salah satu gunung yang ada diDesa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa yang mempunyai ciri khas dan keindahan alam yang harus dijaga kelestarian dan history asal usulnya.
Dikutip dari beberapa penjelasan tokoh masyarakat Kanreapia, pemberian nama PEDDAKIA, mempunyai dua latar belakang sejarah, yaitu dari segi mistis bahwa tempat tersebut adalah PASARA ANJAYYA