Jumat, 25 Januari 2013

‘’Kelalaian dalam Renungan’’


Renungan singkat terhadap aspek kekurangan umat islam secara umum dalam mengamalkan ajaran Islam secara utuh, niscaya akan melahirkan suatu konklusi negatif, yaitu : Realitas kelalaian kolektif.
Ada kelalaian umum terhadap pengalaman ajaran Islam. Ada sikap masa bodoh yang merata di masyarakat. Ada dosa berjamaah yang kurang di sadari. Ada kesalahan besar yang di anggap biasa, ini  contohnya :
-        Kelalaian dalam belajar Islam
Masih banyak yang memahami bahwa belajar Islam itu hanyalah kewajiban anak – anak dan remaja. Adapun pemuda dan orang tua, seakan tidak wajib lagi belajar Islam. Masih banyak yang memahami bahwa belajar Islam itu hanyalah di bangku sekolah.
Ini renungannya :
-        Sejauh mana pemahaman Islam kita selama ini?
-        Adakah pengajian rutin yang rutin kita ikuti?
-        Adakah kita mempunyai kebiasaan membaca buku Islam setiap hari?
-        Apakah kualitas tilawah Al – Qur’an kita telah bertambah?
-        Benarkah kita telah belajar Tauhid?
-        Benarkah kita telah belajar Tajwid?
-        Benarkah kita telah belajar tata cara shalat yang benar?
Kelalaian kita terhadap kewajiban belajar Islam, penting untuk segera kita akhiri. Mari kita segera bangkit belajar Islam dengan penuh dengan kesungguhan. Yakinlah bahwa tak ada kebangkitan umat Islam tanpa kebangkitan semangat belajar Islam.

8 komentar:

  1. Ternyata Kelalaian kita selama ini, di luar kesadaran...
    harus dimulai dari sekarang untuk memperbaiki semua kelalaian itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsep hidup memang harus memulai dari diri sendiri...

      Hapus
  2. saya adalah orang lalai dalam beberapa hal, olehnya itu saya merupakan bagian orang yang tersinggung. ini sangat baik untuk kita semua.

    belajarlah dan merenung tentang apa yang telah kita lakukan selama ini!!
    sudahkah kita berbuat baik? atau mengajak orang berbuat baik? sudahkah kita
    berkarya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara Pandang Kita Soal Karya pasti beda,

      kira - kira cara pandang seorang Petani Soal Karya,
      bagaimana dan seperti apa ych...???

      Hapus
    2. berarti subjeknya saja yang berbeda.

      Hapus
  3. Saya Merasa,
    olehnya itu, harus segera dimulai untuk lebih baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, Ayo memulai dari Diri Sendiri...

      Hapus

'' TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA''

''Tassilalo Ta'rapiki T'awwa, Sipakainga Lino Lattu Akhira''