Selasa, 01 Januari 2013

Sabar


             
Didalam hidup kita sering menjumpai bermacam – macam keadaan, suka duka, bahagia dan derita, lega hati dan kecewa silih berganti. Sehat dan sakit, senyum dan air mata datang dan pergi. Kesemuanya menuntut kekuatan mental yang kokoh, sebab tanpa kekuatan itu kita akan diombang – ambingkan oleh tipu daya syaitan.
Baik di dalam mengabdi  kepada Allah yakni di waktu melaksanakan perintah – perintah – Nya, atau di kala meninggalkan larangan – larangan – Nya, dan di waktu menerima cobaan  Allah hendaklah kita perlihatkan sifat kesabaran. Kita tunjukkan keikhlasan dan keridhaan serta menerimanya dengan tabah karena Allah semata.
Firman Allah dalam Al – Qur’an :
‘’ Dan bersabarlah kamu bersama – sama dengan orang – orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan – Nya’’.
( S. Al – Kahfi, ayat 28 )
Setelah menyadari hidup penuh persoalan, sebagai Muslim hendaknya kita menunjukkan kesabaran sebagai pertahanan rohani, benteng bathiniyah, sebab kita yakin kesabaran itulah yang dapat melepaskan dari rasa ke putus – asaan .
Begitupun dalam menerima cobaan Allah, janganlah kita mengeluh dan putus asa, sebab cobaan itu merupakan bukti kecintaan Allah kepada hambanya
Firman Allah yang artinya :
‘’Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan’’
( S. Alam Nasyrah, ayat 6 )
‘’Dan sungguh akan kami berikan cobaan Kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah – buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang – orang yang sabar, Yaitu orang – orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘’:
‘’Inna Lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun’’
( S. Al – Baqarah, ayat 155 – 156 )
Dari uraian di atas, nyatalah keutamaan sifat sabar, dengan sabar kita akan memperoleh kemenangan, keberhasilan, dan kemudahan. Kita tidak  di benarkan mengeluh dan berputus asa, sebab mustahil tumbuh – tumbuhan yang baru ditanam akan segera berbuah. Begitu pula dengan Ibadat, Do’a atau amalan – amalan lainnya  tidaklah  begitu saja di balas oleh Allah, melaingkan berjangka . Dalam jangka itulah Allah akan menilai kekusyu’an, dan keikhlasan kita, Allah akan memberi pahala dan mengabulkan hajat kita.
Hal ini pula yang harus tertanam kepada generasi muda, karena masih banyak di antara remaja yang selalu mengeluh, putus asa, entah karena persoalan ekonomi keluarga, kegagalan cita – cita, dll. Pemahaman bahwa pemuda adalah harapan bangsa, di tangan pemudalah kejayaan bangsa di masa mendatang. Kita jangan terjerumus kedalam lamunan hayal,  pemuda adalah harapan hari esok yakni sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan cita – cita Agama, bangsa, dan negara.
Tegasnya sabar dapat di bagi dalam tiga hal,
·      Sabar dalam mengerjakan perintah Allah
·      Sabar dalam meninggalkan Larangan Allah
·      Sabar dalam menghadapi musibah / Cobaan
Dengan menunjukkan sifat sabar dalam kehidupan sehari – hari maka nyatalah bahwa kebaikan dan keberuntungan dari Allah hanya di berikan kepada orang – orang yang sabar, semoga kita termasuk dalam golongan orang – orang baik dan beruntung, yaitu orang – orang yang sabar.

2 komentar:

  1. saya aminkan do'anya dan saya sangat sepakat tulisannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak atas Kesepakatannya...

      Hapus

'' TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA''

''Tassilalo Ta'rapiki T'awwa, Sipakainga Lino Lattu Akhira''